Biasanya, produsen asal China yang digugat oleh pabrikan dari negara-negara barat di Eropa karena pelanggaran hak cipta.
Namun, baru-baru merek asal Negeri Tirai Bambu, Chery Automobile, mengajukan tuntutan hukum terhadap produsen mobil mewah ternama, Mercedes-Benz.
Usut punya usut, masalah hukum yang terkait hak cipta ini berasal dari nama mobil listrik dari Mercedes-Benz. yaitu EQ, yang mana nama merek tersebut telah dipatenkan di Eropa pada tahun 2016 lalu.
Pasalnya, Chery juga memiliki mobil bertenaga listrik yang memiliki nama eQ sejak 2 tahun lalu, sehingga berpotensi menimbulkan kebingungan ketika Mercedes-Benz EQ mendarat di China.
Berbicara kepada kantor berita Reuters, jubir Mercedes-Benz mengutarakan bahwa pabrikan yang berbasis di Stuttgart telah mengajukan hak paten di China, namun masih belum menemui titik terang.
Namun, baru-baru merek asal Negeri Tirai Bambu, Chery Automobile, mengajukan tuntutan hukum terhadap produsen mobil mewah ternama, Mercedes-Benz.
Usut punya usut, masalah hukum yang terkait hak cipta ini berasal dari nama mobil listrik dari Mercedes-Benz. yaitu EQ, yang mana nama merek tersebut telah dipatenkan di Eropa pada tahun 2016 lalu.
Pasalnya, Chery juga memiliki mobil bertenaga listrik yang memiliki nama eQ sejak 2 tahun lalu, sehingga berpotensi menimbulkan kebingungan ketika Mercedes-Benz EQ mendarat di China.
Berbicara kepada kantor berita Reuters, jubir Mercedes-Benz mengutarakan bahwa pabrikan yang berbasis di Stuttgart telah mengajukan hak paten di China, namun masih belum menemui titik terang.


